Sudah sebulan lebih saya mengikuti Introduction to IELTS
course di KIES Aceh. Banyak hal baru yang saya dan teman-teman lainnya pelajari
pada kelas ini. Yang menarik bagi saya adalah speaking section. Saya tertarik dengan pertanyaan-pertanyaan yang
diajukan oleh examiner kepada examinee. Pada awalnya saya kira
pertanyaan-pertanyaan sulit yang akan diujikan, tapi hipothesis awal saya salah
besar. Ternyata pertanyaan-pertanyaan simpel dan mudah yang ditanyakan. Simpel dan
sederhana memang, tapi jawabannya yang membuat kami khususnya saya pribadi
berpikir lama untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Speaking section
dibagi dalam tiga part dimana ketiga part tersebut memiliki keterkaitan satu
sama lain. Pada part pertama, kita akan ditanya tentang personal life, seperti : nama, tempat lahir, pekerjaan etc. Pada part
kedua, kita akan diberikan secarik kertas dan sebuah topic untuk kita
presentasikan didepan examiner. Di part ini lah yang membuat saya sering stuck
untuk mendapat jawaban yang tepat. Berikut beberapa pertanyaan yang ada pada
part 2:
What
kind of place does u want to visit?
Pertanyaan yang simpel tapi terkadang kita susah
menjawabnya. Karena banyak tempat yang kita ingin kunjungi tapi kita tidak tahu
tempat seperti apa itu. Keterbatasan wawasan lah yang membuat kita mati kutu
ketika pertanyaan itu dilontarkan. Pertanyaan ini juga diikuti dengan bebrerapa
point seperti where is it located?, who do u want to join with?, reason kenapa
pengen kesitu. Dan semua itu harus kita jelaskan secara detail dan singkat
serta jelas. Jangan sampai kita menjelaskan sesuatu yang kita sendiri tidak
memahami apa yang ingin kita jelaskan *pengalaman pribadi :D
Who
is the person you admire much?*kurang lebih gitu lah
pertanyaannya :D
Bagi saya, ini termasuk pertanyaan
sulit karena saking banyaknya orang yang kita kagumi heheeheh. Anyway lagi-lagi
tutor kami menegaskan kalo IELTS itu bukan sesi curhat-curhatan. Jangan sampai
kita terbawa suasana. Karena beliau pernah memberikan pertanyaan ini kepada
seorg siswanya dan ketika si siswa menjelaskan bahwa orang yang dia kagumi
adalah ibu, si siswa tersebut sampai menangis dan tak mampu melanjutkan penjelasannya.
So, sekali lagi jangan terlalu emosional :D. pilihlah jawaban yang mempermudah
kita dalam menjawab :D
Describe
a music event you enjoyed attending!
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan practice kami kamis
kemarin. Dimana pertanyaan ini menuntuk kami untuk menceritakan sebuah
pagelaran music yang pernah kami ikuti dan paling dinikmati. Hahahha.. . saya
jadi malu sendiri kalau ingat kejadian di kelas kemarin. Bagaimana tidak,
seumur-umur saya nggak pernah nonton konser. Jadi disinilah saya mulai make up story, saya ceritakan kalau saya
pernah nonton X-Factor Indonesia di Jakarta. Gaya sikit, biar nggak malu sama
examiner hehehhe…make up story didalam IELTS dibolehkan asal kita mampu meyakinkan
examiner dengan penjelasan kita. Karena ada beberapa pertanyaan IELTS yang
terkadang kita tidak pernah mengalaminya contoh : pertanyaan tentang
bioskop(kan di Aceh nggak ada bioskop heheh) atau tentang liburan musim panas
etc. jadi kita diperbolehkan mengarang cerita karena IELTS menilai bagaimana fluent kita berbicara, pronounciation kita, accuracy dan grammatical rule.
Well…seperti itulah sekilas pandang tentang speaking
section dalam IELTS. Yang kita butuhkan untuk dapat band yang tinggi tidak lain
dan tidak bukan adalah practice…practice…and practice. :D
![]() |
| Kalau pertanyaannya model gini, kira-kira kamu bakalan jawab apa? *waktu construct ide 1 menit :) |


0 comments:
Post a Comment