Inspirasi
dan bahan renungan bisa kita dapatkan dimanapun kita berada. Dari bacaan,
nasehat atau lakon kehidupan didepan kita. Salah satu bahan renungan yang malam
ini saya dapatkan adalah dari dua iklan televisi yang tanpa sengaja tertonton
oleh saya. Yang pertama adalah iklan Oreo(biskuit coklat) yang terbaru. Dimana iklan ini
menunjukkan bahwa dewasa ini manusia cenderung individualis bahkan dengan
keluarganya sendiri. Sehingga hanya oreo lah yang bisa mengumpulkan mereka
disatu meja. (see Iklan Oreo)
Iklan
kedua yaitu iklan teh sariwangi. Iklan ini yang membuat saya sedikit miris dan
tersadar bahwa itulah realita kehidupan kita sekarang. Dimana dalam iklan
tersebut seorang anak kecil yang sedang bermain masak-masakkan dan menyuguhkan
teh kepada ayahnya yang sedang asik dengan pekerjaan di laptop, tapi sang
ayah tak menghiraukan anaknya. Merasa sang ayah tak bisa diganggu dengan penuh
harap si kecil menuju ke ibunya yang berada didapur yang sedang menelpon
koleganya, sang ibu pun tak mengacuhkan si kecil dan mengisyaratkan bahwa si
ibu sedang tidak bisa diganggu. Kemudian si kecil pun beringsut menuju kakaknya
yang sedang asik dengan game di Ipad nya, tetap terjadi hal yang sama si kakak
malah tak menyadari kehadiran adiknya dengan cangkir teh mungil di tangan si adik. Si kecil
pun kembali dengan sedih ke meja bermainnya dengan menyuguhkan teh kepada boneka beruang tersayangnya. Seakan-akan
hanya boneka beruang lah yang mampu diajaknya bermain. Di iklan tersebut si ibu pun
tersadar bahwa anaknya bermain sendiri sehingga ia mematikan handphone nya dan
menyeduh teh untuk diminum oleh semua anggota keluarganya sehingga si kecilpun
ceria kembali karena mereka berkumpul bersama menikmati teh.*
Meski
inti dari iklan tersebut adalah mempromosi brand mereka tapi ada sesuatu yang
dapat kita simpulkan dari dua iklan diatas. Bahwasanya kita sangat sibuk dengan
aktifitas diluar maupun didunia maya sehingga orang-orang terdekat kita merasa
kehilangan. Padahal mereka tahu kita berada disamping mereka tapi jiwa kita tak
bersama mereka. Oleh karena itu, luangkanlah waktu kita untuk orang-orang
terdekat meskipun hanya 15 menit seperti pada iklan sariwangi tersebut. Tapi sangatlah
aneh jika dalam 24 jam kita hanya mampu meluangkan 15 menit untuk keluarga kita,
mengapa tidak satu jam atau tiga jam duduk bersama menikmati makan malam
bersama misalnya atau menghabiskan senja bersama atau apaun kegiatan yang
membuat orang terdekat kita tidak merasa kehilangan sosok kita :). Dan suatu
saat kita akan menyadari dan menyesal jika kita tlah jauh dari mereka dan
menyesal bahwa kita tidak pernah punya waktu walau hanya sesaat untuk berbagi
cerita dan tawa bersama mereka. Karena apapun itu kebersamaan memang sebuah hal
yang indah.
*Sampai detik ini ini saya belum menemukan link iklan sariwangi tersebut, mungkin dari kawan-kawan ada yang dapat linknya mohon dishare ya :D


0 comments:
Post a Comment