Lilin-Lilin Kecil (sebuah memori)

Lilin-lilin kecil
Yang tenggelam ditelan mentari
Tak berarti,
Sebelum pekat menghampiri
Tak ada cahaya yang datang menerangi
Masih dengan tubuh mungil
Meleleh sadis pendarkan pelita
Bahkan kayupun kan binasa
Gelap, sirna tinggalkan debu
Karena terang tak kunjung datang
Lilin-lilin kecil
Setidaknya ada bekas yang ingatkan tentang sesuatu cahaya kecil, pun tak berarti.
Tapi, pernah ada.

Banda Aceh, October 4th , 2011



Salahkah Aku?



 Ma…
Dalam kelam aku bertanya
Salahkah aku jika aku malas belajar?
Salahkah aku jika aku bertindak semauku sendiri?
Bahkan salahkah aku jika aku tak peka terhadap lingkungan sekitar ku?

Ma…
Aku tahu mama sibuk
Lebih sibuk daripada papa
Mungkin bagi mama meluangkan waktu di malam hari untuk keluarga sudah lebih dari cukup
Tapi bagi kami ma…bagi anak-anakmu ini, ingin kami meminta lebih
Bahkan mama tak menyadari
 bahwa malam kita hanya memiliki waktu satu jam saja untuk bersama
itu pun mama ingin cepat-cepat mengakhirinya karena aku harus belajar dengan tutor ku

Ma…
aku tahu mama sangat sayang kepada kami
semua keinginan kami mama penuhi
semua kesalahan kami mama marahi

Ma…
sebenarnya bukan materi yang aku pinta
tapi waktu ma…
kalaupun aku bisa, aku akan membeli waktu mama dengan seluruh yang aku punya
tapi nyatanya itu tinggal angan-angan
Itulah mengapa sebabnya aku sering membuatmu kesal
Sering membantah orang-orang disekitarku
Sering menjahili adik-adikku
Smua itu aku lakukan agar mama melihatku
Memerhatikanku
Menganggap kalau aku itu ada
Tapi yang terjadi malah sebaliknya
Mama marah padaku
Mama mengatakanku anak yang bandel

Aku capek ma…
Aku lelah…
Salahkah aku jika aku menjadi anak yang nakal?
Salahkah aku ma?
 

 *Mungkin kurang lebih seperti ini jika mereka mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan terhadap orang tua yang terlalu sibuk diluar...

Sejenak

Senyum kebingungan itu kerap hadir

karena ternyata ada yang luput dari tjuan

mata mulai memendarkan pandangannya

 ah...masih abu-abu

merutuk diri dalam gamang

sama sekali bukan solusi andalan

kembali merapikan sayap (baca: ransel)

agar ia mampu mengepak terbang

source : unpredictablethinking.blogspot.com
tinggi menuju sasaran harapan...
 
El Rocío del Alma Blog Design by Ipietoon