Ayah, aku...

Ayah…

Bintang malam ini pudar

Bulan juga tak nampak

Angin menderu kencang

Gelegar petir samar-samar terdengar

                Jika engkau disini

               Mungkin lengan hangatmu kan merangkulku

               Menenangkan hati kecut ini
Ayah…

Aku rindu

- Tanpa Judul -



Merayu senja

Tak menjamin malam kan tunduk 

Menyapa awan

Tak menjamin hujan kan patuh

            Berjalanlah, 

Meski kerikil kecil mengusik

Buih bosan mengapung

Daun pasrah tertiup badai

Masih dengan luka yang sama

Tersandung lagi

Selaksa debu menghancurkan segalanya

Seulas senyum mampu menghapus semua duka

Tapi tidak padanya

Rindu (part II)




Sesaat senja temaram
Berbisik rindu pada suatu masa
Masa dimana terasa indah jika terkenang
Senyum pun  terkembang
               
    Memori mulai memutar kembali kenangan
                Dari awal mengenal sekolah hingga kuliah
                Ada rindu yang menyelinap
                Banyak sesal menyeruak
                Mengapa diri tak banyak belajar

Sekarang sarjana sudah ditangan
Rindu ingin belajar seperti masa belakang
Ke sekolah atau ke kampus bersama teman
Canda tawa hingga tangis menghiasi memoar

                Matahari untuk sekian kali tenggelam
                Menyisakan saga penghantar kelam
                Ingatlah wahai diri sesempurna ciptaan Tuhan
    Bahwa hidup memanglah demikian
                Banyak sejarah dan memori baik yang harus ditorehkan
                Agar sesal tak menggunung di akhir usia
 
El Rocío del Alma Blog Design by Ipietoon