tentang hujan
terik berganti rinai
panas berganti sejuk
kering berganti basah
terus berputar mengelilingi hidup
tentang hujan
tentang kita
bersama menunggu senja
menghitung detik
bernyanyi riang
tak mengapa
karena rinai masih setia
menemani segala gundah
Kami ^_^
Tatapan itu mungkin suatu saat aku akan merindukannya
Di sudut ini, kami sedang bersama
Berceloteh riang tentang awan
Memperdebatkan hujan bahkan bermimpi untuk ke bulan
Mungkin bagi kalian ini merupakan hal yang sangat-sangat tidak penting untuk dibahas
Tapi bagi kami inilah dunia
Sederhana dan bermakna
Kalian tidak akan mengerti meski aku telah mencoba untuk menjelaskannya
Karena bagi kalian ini adalah hal konyol yang tak berarti
Jangan salah, kawan!
Setiap detik yang kami lalui takkan mampu terbeli oleh emas permata
Meski kami hanya diam selama sejam kemudian mengakhiri pembicaraan yang tak penting itu (menurut kalian)
Satu hal yang kalian tidak pernah tahu, bahwa dalam kebisuan itu kami telah mendiskusikan banyak hal
Tertawa, menangis dan tak lupa memperdebatkan hal yang remeh temeh
Itulah kami, kawan…sepenggal cerita indah yang tak mungkin terlupakan
Labels:
free-writing
Perfectionist
Sederhana tapi terlalu kompleks untuk dijabarkan
Sempurna tetapi tak sesuai dengan apa yang terlaksana
Sesekali merendah tetapi perasaan mengharap tinggi pada tujuan
Duhai kau yang bersemayam disana...
Adakah sedikit iba untukku disini
tertatih-tatih langkah ini untuk memenuhi sgala hasrat
menutupi luka dari pedang tak bertulang
Sempurna tetapi tak sesuai dengan apa yang terlaksana
Sesekali merendah tetapi perasaan mengharap tinggi pada tujuan
Duhai kau yang bersemayam disana...
Adakah sedikit iba untukku disini
tertatih-tatih langkah ini untuk memenuhi sgala hasrat
menutupi luka dari pedang tak bertulang
Labels:
coretan hati
12 04 2012
Berjuta kenangan berkelibat cepat
menambah keresahan jiwa terpuruk rindu
menghitung detik menunggu jawaban
tak terelakkan aku kecewa...
semua terasa mendung
meski mentari tersenyum lembut
pancaran matamu tak mampu berdusta
aku mengerti...
kau harus pergi
menambah keresahan jiwa terpuruk rindu
menghitung detik menunggu jawaban
tak terelakkan aku kecewa...
semua terasa mendung
meski mentari tersenyum lembut
pancaran matamu tak mampu berdusta
aku mengerti...
kau harus pergi
Labels:
puisi amatir
Location:
Banda Aceh, Indonesia
If You're Not The One..
If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?
Uhmmm... dari kemaren Daniel trus nemenin aq. Ntah knpa lagu itu nyentuh bnget, aku juga nggak ngerti. Dalam beberapa hari ini banyak yang mengganggu fikiran n hati aq.
If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
Terkadang kita sendiri tak bisa memahami apa yang sedang berkecamuk dalam jiwa ini. Bahkan orang di sekitar kita tak mampu terbohongi dengan sikap biasa yg sengaja kita buat2. So what I've to do? menyalahkan keadaan? diri sendiri? ato mereka?
I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I am not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?
Biarlah smua berjalan, mengalir bgtu saja...apa lagi yang bisa kita katakan ketika tak ada pilihan untuk menjalani smua ini...harapan pasti selalu ada. Trust me!!
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?
Uhmmm... dari kemaren Daniel trus nemenin aq. Ntah knpa lagu itu nyentuh bnget, aku juga nggak ngerti. Dalam beberapa hari ini banyak yang mengganggu fikiran n hati aq.
If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
Terkadang kita sendiri tak bisa memahami apa yang sedang berkecamuk dalam jiwa ini. Bahkan orang di sekitar kita tak mampu terbohongi dengan sikap biasa yg sengaja kita buat2. So what I've to do? menyalahkan keadaan? diri sendiri? ato mereka?
I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I am not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?
Biarlah smua berjalan, mengalir bgtu saja...apa lagi yang bisa kita katakan ketika tak ada pilihan untuk menjalani smua ini...harapan pasti selalu ada. Trust me!!
Labels:
free-writing
aku terjebak...
bak kemacetan
aku terjebak
tak tahu kemana arah
yang penting aku terjebak
rambu-rambu telah terpasang
aku yang nakal
tak taat aturan
nnyalip kiri nyalip kanan
tak ingat izrail menunggu didepan
aku terjebak
sama halnya dalam percintaan
meski sulit terlepas
hanya bisa bertahan
dengan tameng sekuat baja
menghindari hati yang luka
aku kembali terjebak
mencoba bersahabat dengan mereka
tapi yang kudapat hanyalah semu
terus berpendar hingga
aku terjebak..
aku terjebak
tak tahu kemana arah
yang penting aku terjebak
rambu-rambu telah terpasang
aku yang nakal
tak taat aturan
nnyalip kiri nyalip kanan
tak ingat izrail menunggu didepan
aku terjebak
sama halnya dalam percintaan
meski sulit terlepas
hanya bisa bertahan
dengan tameng sekuat baja
menghindari hati yang luka
aku kembali terjebak
mencoba bersahabat dengan mereka
tapi yang kudapat hanyalah semu
terus berpendar hingga
aku terjebak..
Labels:
puisi amatir
Subscribe to:
Comments (Atom)

