Pluviophile



Pada hujan aku bersenda

Pada rinai aku mengiba

Pada rintik aku berharap

Hari ini seterusnya

Semoga hujan terus menghampiri

Biarkan mentari rehat sejenak

Kesal => Sesal



Kesal mendera
Butuh tempat menangis segera

Lega setelah menumpahkan air mata

Tapi ada satu yang luput dari ingatan

Sebuah ego kembali terlakukan
 
Tak ingat akibat bercerita


Sekarang baru sesal terungkap

Mengapa kesal tak dipendam saja

Mengadu pada Sang Pencipta

Tak perlu berkeluh pada manusia

Perempuan Pencari Ridha



Izinkan aku bercerita
Tentang sebuah kisah
Di negeri antah berantah
Adalah perempuan pencari ridha
Ridha Tuhan yang Maha Kuasa
Mengisi hari dangan kebingungan
Bingung karena apa yang dicari tak pernah ia mengerti
Gelak tawa tetangga mencemooh
Ketika sang perempuan bertanya kemana ia akan mencari

Perempuan yang malang
Cita-citanya sungguh mulia
Tapi sayang beribu sayang
Gundah mendera
Galau mencengkram
Tak punya petunjuk hendak kemana
Menjauh pergi dari negerinya
Demi cita-cita yang ia inginkan

Hingga pada suatu masa
Di suatu tempat
Ia menyeret lemah kaki
Ia memandang hamparan lautan begitu luas
Ia kehausan, kelaparan
Serta sedih begitu dalam
Ia putus asa kawan…
Semangatnya padam seketika
Saat itu terbesit hatinya
Bahwa Tuhan begitu kejam tak memberinya keridhaan

Ia terkapar tak berdaya
Di lembut pasir tak bertuan
Menghembuskan nafas terakhir
Ia pergi menghadap Tuhannya
Tanpa bekal yang berarti


Salam Hati

Salam hati
Masihkah engkau bertabur duka?
Masihkah percik itu membara?
Atau masih perih yang kau tutup dengan kata "tiada apa2"?

Apapun jawabanmu, bertahanlah
Aku selalu disini menemanimu
Meski kita sering bersalah paham
Salah makna beda cara pandang
Tapi aku takkan pernah meninggalkanmu seperti yang dia lakukan
Aku akan berusaha menciptakan segala imajinasi
Dan menyembuhkan sakit itu
Walau aku tahu, aku hanyalah memberimu fatamorgana dari realita yang ada
Setidaknya darah itu tak mengalir lagi
Kamu bisa tersenyum disela derita itu
Itu lebih dari cukup...

Hati...
Apapun jawabanmu, aku akan slalu bersamamu.


NB: kita jangan bertengkar lagi ya :)

                                                                                                                                        

Tertanda,
Aku


aku harap ini pertarungan terakhir kita... :)
Logika
 
El Rocío del Alma Blog Design by Ipietoon