Kata orang, jika ingin menulis tulislah apa saja meski itu
sampah. Memang benar adanya ketika kita mulai meletakkan jari diatas keyboard,
smua ide lenyap seketika. Sudah mengetik hingga dua atau tiga paragraf eh malah
ctrl+A dan delete smua. Ah…kebiasan yang mematikan karakter bahkan kreatifitas.
Kenapa tidak kita biarkan saja ide itu mengalir apa adanya, masalah salah atau
benar toh buku best seller saja perlu proses pengeditan yang cukup panjang baru
bisa di cetak dan di publikasikan.
Bagi saya, menulis itu perlu pembiasaan. Alah bisa karena biasa, siapa sih yg tak
tahu pepatah ini cuma lagi-lagi kita nya yang kurang mengaplikasikan apa yang
telah kita tahu. Memang sulit untuk membiasakan sesuatu hal yang baru. Perlu
niat yang kuat, konsistensi yang dalam serta sedikit memaksa diri agar tak
malas. Saya rasa semua aktifitas di dunia ini menganut prinsip yang sama tapi
lagi-lagi kembali kepada pribadi masing-masing sejauh mana niat yang tertancap,
sekuat apa konsistensi terpatri, segigih apa usaha yang dijalankan dan satu hal
yang paling urgent setulus apa do’a yang dihaturkan. Semangat kawan..semangat
sodara..semangat cinta…kita bisa melakukannya apalagi bersama-sama. :D


0 comments:
Post a Comment