Anak Papa Graduated :D



Adalah teman, sosok hebat yang mampu mengubah duka menjadi tawa atau sebaliknya. Saya yakin 100% bahwa semua makhluk dimuka bumi ini pasti memiliki teman, terlepas dari segala embel-embel pertemanan yang kita tahu saat ini such as: teman dekat, teman karib, teman seperjuangan, seperskripsian, teman seperngopian (pinjam istilah bg awi :D), bahkan ada yang lbih sedikit romantic teman tapi mesra hahahaha.
            Well, dalam kesempatan kali ini saya tertarik untuk menceritakan sedikit sebuah moment yang menciptakan sebuah ikatan batin yang kuat antara saya dan beberapa teman. Ikatan ini bermula ketika awal tahun ajaran baru semester ganjil 2013-2014. Adalah kami, mahasiswa akhir yang sedang berjuang untuk menaklukkan sebuah gunung yang disebut SKRIPSI. Seperti yang kita ketahui, dalam menyelesaikan sebuah skripsi kita tidak pernah jauh dari kata-kata pembimbing. Nah… disinilah cerita kami bermula.
me and board of examiners 
            Kami menyebut diri kami dengan sebutan The outstanding Gank of “Anak Papa” . Gank ini terdiri dari lima personel yaitu ; ella (vocalis), kodrat (drummer), rijal (bass), bg nasir (gitaris), sedangkan saya merangkap sebagai manager *hehhehe cem Band Noah aja. Anyway, kenapa kami menyebut diri kami “Anak Papa” ini dikarenakan kami dibimbing oleh pembimbing 2 yang sama. Dan istilah “Anak Papa” terinspirasi dari sebuah acara pencarian bakat X-Factor Indonesia dimana Bebi Romeo sering memuji anak-anaknya dengan PBSK (Papa Bangga Sama Kalian). Mungkin sedikit absurd dengan menyebut diri kami “anak Papa”, karna mungkin “Papa” kami saja tidak mau mengakui kami anaknya *ahahhaha. Tapi kenapa kami tetap menyebut diri kami “anak Papa” karna kami merasa begitu special dibandingkan teman-teman lain. Bagaimana tidak, sosok pembimbing 2 kami sangat disegani (baca: dihindari) dikalangan mahasiswa. Menurut penuturan kakak-kakak letting, yang menjadi bimbingan beliau tidak akan pernah selesai tepat waktu. Hahahaha…sugesti memang sangat berbahaya, bagaimana tidak kami juga membuktikan hal tersebut. Kami menyelesaikan studi kami 4,5 tahun. Perlu digarisbawahi itu semua bukan karena pembimbing tercinta kami, tapi karena kami sendiri yang sedikit lalai dalam menyelesaikan skripsi kami. Buktinya ada seorang teman kami dengan pembimbing yang sama mampu menamatkan kuliahnya dalam waktu 4 tahun. Alhasil ini semua kembali kepada masing-masing individu bagaimana mengatur strategi dengan segala situasi yang ada.
me and my gank :)
            Well, kembali lagi kepada gank kami. Banyak kejadian-kejadian lucu dan menarik yang kami lewati bersama-sama. Menunggu bersama-sama, harap-harap cemas ketika SMS telah dikirim, kesal ketika hanya salah seorang dari kami yang dibalas SMS oleh “papa”  sedang yang lain tidak padahal kami mengirimnya dalam satu hari yang sama, dan yang paling berkesan adalah tempat bimbingan kami yaitu sebuah bangunan sederhana yang terletak disamping Lapangan Tugu Unsyiah dimana ditempat itu berkumpul para researcher dari berbagai Negara, atau sering dikenal dengan ICAIOS. Ah…kami terasa semakin special saja. :D
            Mungkin awalnya kami sering mengeluh karena proses bimbingan kami sedikit berbeda, sedikit lamban dan sedikit lebih sulit dibandingkan teman-teman seperskripsian lainnya. Tapi sampai detik ini ada satu hal yang paling saya syukuri yaitu saya bangga menjadi anak bimbingan beliau. Karena begitu banyak ilmu dan hal-hal baru yang saya dapatkan. Meskipun beliau tidak memberinya secara langsung, but we found it. We apologize for all our mistakes. Sering kami membuat bapak kesal atau sering mengganggu kesibukan bapak dengan revisi-revisian kami. Kami juga meminta maaf karena tidak mampu memenuhi apa yang bapak ekspektasikan karena keterbatasan kemampuan kami.  Thank you very much for being our supervisor meski bukan kami yang bapak harapkan untuk menjadi anak bimbingan bapak. Terimakasih pula karena bapak telah membantu kami dalam mewujudkan impian orang tua kami melihat anaknya dalam balutan toga. Terimakasih bapak.
For my gank, there is no words that I could say except Thank you very much and I proud that we passed all those problems and graduated together. Hopefully, kita bisa menjadi lebih baik dimasa yang akan datang dan  menjadikan moment ini sebagai kenangan yang indah. :)

4 comments:

 
El Rocío del Alma Blog Design by Ipietoon