Gundah


Sembari menunggu dhuhur tiba…
                Tak terasa sekarang sudah memasuki puasa ke-14, tak terasa pula sudah  empat ramadhan kita lalui bersama. Banyak canda tawa, suka duka bahkan pengalaman-pengalaman yang sulit untuk ku lupakan.
 Ntah mengapa ada yang berbeda pada beberapa hari menjelang pertengahan ramadhan kali ini.  Ada sedikit perasaan yang berkecamuk dalam dada. Tak mengerti itu apa, hanya saja hampir setiap malam aku tersedu dalam lelap. Ketika terjaga, mataku sembab… untung, Allah selalu memudahkan hambanya dalam setiap kesukaran. Air wudhu, sujud dan kalamNYA slalu ampuh menjadi penyejuk jiwa .
Aku selalu bertanya pada diri mengapa aku begitu lemah akhir-akhir ini. Apa karena aku telah “terbiasa” tak sendiri? Dan ketika masanya datang, aku baru sadar ternyata aku tak sekuat yang dibayangkan. Yeah, aku terjatuh pada lubang perasaan yang aku buat sendiri. Padahal aku tahu itu sesuatu yang tak penting tapi tetap saja aku gundah bahkan mengidap penyakit anak muda kronis “Galau Syndrome” .
Again…
*solusi akhir just ignore, and take wudhu let’s pray dhuhur

0 comments:

Post a Comment

 
El Rocío del Alma Blog Design by Ipietoon